JellyPages.com

Kamis, 05 September 2013

kucing anggora




SEJARAH KUCING ANGGORA

Kucing Anggora sudah ada dan dikenal sejak abad ke-16, terutama jenis Kucing Anggora yang memiliki bulu panjang. Kucing Anggora berbulu panjang ini mempunyai sejarah yang paling tua. Melihat namanya, kucing ini memang berasal dari turki, dan nama angora diambil dari nama ibukota Turki, Angora (Ankara). Menurut hikayat bangsa Turki, asal-usul Kucing Anggora diturunkan oleh seorang dewa , bernama Kai Mol, yang menjelma menjadi seekor kucing berbulu putih dan bertelinga tuli.
Tren kucing Anggora dimulai sejak abad ke-17, sejak Pietro Delle, seorang berkebangsaan Italia, membawa seekor Kucing Anggora ke dalam istana raja Italia. Sejak saat itu, memelihara Kucing Anggora menjadi hewan popular di daratan Eropa. Kepopuleran Kucing Anggora mencapai puncaknya pada saat Louis XV, raja Perancis, yang dikenal sebagai pecinta kucing, memelihara beberapa Kucing Anggora di dalam istananya yang megah, Versailles. Kucing Anggora bertahan sampai abad ke-19, karena pada saat ini muncul jenis kucing baru, yang bernama kucing Persian, yang sama-sama berbulu panjang dan putih. Sejak munculnya kucing Persian tersebut, populeritas Kucing Anggora langsung melorot, dan perlahan-lahan mulai dilupakan orang.

Setelah perang dunia II, para peternak kucing dari eropa dan Amerika, membawa kucing Anggora dari Turki untuk diternakkan, sehingga keberadaan kucing ini tidak sampai punah. Pada tahun 1970, kucing Kucing Anggora pertama kali dimunculkan di ajang American CFA. Tahun 1973, jenis kucing Turkish Anggora baru mendapat pengakuan dari CFA.

Source


KARAKTERISTIK KUCING ANGGORA

Kucing anggora memiliki postur tubuh yang sedang dan seimbang, ekornya panjang, kakinya ramping, berbulu panjang, dan bermata lebar. Mata kucing anggora cukup unik, beberapa kucing memiliki warna mata yang berbeda warnanya daripada mata sebelahnya (odd eyes). Bulu kucing anggora ternyata dapat menyesuaikan diri dengan musim, bulu mulai tumbuh pada musim panas dan ketika musim dingin tiba bulu kucing anggora sudah memanjang dan lebat.
Kucing anggora dapat dijadikan teman bermain, sifat kucing anggora yang periang menjadikan kucing ini sahabat keluarga. Kucing anggora senang terlibat dalam kegiatan anggota keluarga, dan akan sedih bila sering dikurung dan ditinggalkan, apalagi bila tidak ada temannya. Namun perlu diketahui bahwa kucing anggora tidak senang bila dipegang terlalu lama dalam satu waktu, dia akan lebih senang duduk di lantai di sekitar anda dan akan mengawasi keadaan sekeliling.

Sifat kucing anggora lainnya adalah cenderung memilih anggota keluarga tertentu sebagai teman, walaupun kucing ini dapat bermain dengan anggota keluarga yang lain juga. Kucing ini energetik, dan senang mencari area yang tinggi di rumah untuk dipanjat, termasuk rak buku atau lemari.

Kucing anggora juga merupakan salah satu kucing yang "berisik", karena bila dibandingkan dengan kucing persia, kucing anggora lebih sering berbunyi. Bila anda cukup familiar dengan bunyi kucing, maka anda akan dapat membedakan bunyi kucing anggora yang meminta makan dengan bunyi kucing anggora yang mengajak bermain.


Warna kucing anggora yang paling diminati adalah yang berwarna putih, terlebih kucing anggora putih yang bermata unik (odd eyes), akan tetapi jenis kucing ini cukup langka, bahkan di Turki sendiri hanya terdapat di kebun binatang atau di rumah para pembibit. Ada cerita yang mengatakan bahwa kucing peliharaan Nabi Muhammad SAW adalah jenis anggora putih bermata unik (odd eyes), mungkin hal ini yang menyebabkan kucing anggora putih odd eyes menjadi digemari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar